Ada banyak alasan untuk pergi menuntut ilmu di Singapura. Selain berkualitas tinggi, biaya kuliah di Singapura juga terjangkau.

Contohnya National University of Singapore (NUS), universitas yang berada di peringkat nomor satu se-Asia. Biaya kuliah untuk pelajar internasional di NUS adalah sebesar S$31,800 untuk fakultas manajemen. Sementara, biaya kuliah di fakultas yang sama untuk pelajar internasional di universitas top Australia bisa mencapai S$40,000! Ini belum termasuk dengan biaya tinggal dan juga ongkos pesawat terbang. Selain lebih terjangkau, pemerintah Singapura juga memberikan keringanan untuk biaya kuliah melalui beasiswa serta Tuition Grant.

Kenapa bisa demikian?

Pemerintah Singapura sangat serius dalam mengembangkan industri pendidikannya dan mengalokasikan banyak uang untuk menarik tenaga pengajar yang kompeten, memberikan fasilitas yang modern dan efisien dan memberikan subsidi pendidikan agar bisa dinikmati semua kalangan masyarakat.

Pada tahun 2014, kementerian pendidikan Singapura menghabiskan S$11 milyar untuk mengembangkan industri pendidikan negaranya. Tahun 2016 ini, pengeluaran kementerian pendidikan Singapura diperkirakan akan mencapai S$12.8 milyar. Uang di anggaran pendidikan ini digunakan untuk memperbarui fasilitas dan materi kelas, membentuk kemitraan dengan universitas ternama di luar negeri seperti Yale atau Harvard dan melatih tenaga pengajar agar menjadi guru yang lebih inspirasional. Pemerintah Singapura juga tidak ragu mengeluarkan dana demi mendatangkan pembicara top dari berbagai negara.

Pendidikan bagi warga negara Singapura dimulai sejak kecil, dan tidak berhenti begitu masyarakat Singapura lulus SMA atau kuliah.

Sejak SD, murid-murid di Singapura sudah dipantau dan dibina menuju karir yang cocok. Beberapa murid diarahkan ke jalur universitas, sementara murid dengan keterampilan lainnya diarahkan ke sekolah kejuruan yang bernama Institute of Technical Education (ITE). Semua disesuaikan dengan minat dan kemampuan murid.

Untuk orang dewasa yang ingin memperdalam ilmunya atau menggenjot ingatannya tentang mata pelajaran saat sekolah dulu, Singapura menyediakan fasilitas berupa Lifelong Learning Centre (LLI). Selain memberikan pelatihan, LLI juga memberikan bantuan seperti bimbingan karir.

Pemerintah Singapura memastikan bahwa pendidikan dan pembelajaran tidak berhenti saat kelas berakhir. Bagi mahasiswa, universitas negeri Singapura menyediakan ruang laboratorium dan ruang komputer memadai yang dibuka 24 jam. Bagi masyarakat umum, terdapat perpustakaan umum di berbagai penjuru Singapura. Sementara perpustakaan nasionalnya, sebuah gedung 16 tingkat di lahan seluas 11,304 meter persegi, berada di lokasi strategis di tengah kota.

Nah, itulah beberapa contoh yang membuktikan keseriusan pemerintah Singapura tentang pendidikan. Untungnya, sarana pendidikan Singapura juga bisa dinikmati oleh pelajar internasional, seperti pelajar-pelajar dari Indonesia. Bagi yang butuh bantuan dana, bisa juga mencoba mendapatkan Tuition Grant dari Menteri Pendidikan Singapura (MOE) atau beasiswa dari berbagai macam institusi. Cek daftar beasiswa di SekolahSG untuk menemukan bantuan dana yang cocok untukmu.

Tunggu apa lagi? Gunakan fiturĀ “Cari Universitas” gratis dari SekolahSG dan temukan universitas idamanmu di Singapura sekarang!

pemerintah-singapura-serius-akan-pendidikan-nggak-percaya-1