Nggak magang summer ini? Daripada jadi pengangguran, mendingan kamu ikut summer school! Kalau kamu nggak pengen ikut program exchange satu semester karena terlalu lama, summer school adalah alternatif yang cocok buat kamu.

Kalau kamu sekarang kuliah di sebuah universitas di Singapura, coba cek universitas partner kampusmu. Beberapa memang menawarkan program summer selama dua atau tiga bulan. Bacalah ringkasan kami di bawah ini.

NTU memiliki perjanjian summer study dengan universitas-universitas di Amerika Serikat, Asia, dan Eropa. Antara lain, universitas-universitas tersebut meliputi UC Berkeley dan UCLA di Amerika Serikat, London School of Economics di Inggris, TU Munich di Jerman, dan Ewha Womans University di Korea Selatan. Bukalah link berikut ini untuk daftar universitas partner NTU yang lengkap.

NUS memiliki perjanjian summer study dengan universitas ternama seperti Cambridge University di Inggris, Humboldt-Universität zu Berlin di Jerman, Columbia dan Stanford University di Amerika Serikat, dan University of Hong Kong (HKU). Bukalah link ini untuk info lebih lanjut.

SMU memiliki perjanjian summer study selama 4 minggu dengan University of British Columbia di Vancouver, Kanada, dan University of St. Gallen di Swiss. Program tersebut seharga mulai S$3,600 sampai S$5,600. Bukalah link ini untuk info lebih lanjut.

SIM juga memiliki perjanjian summer study dengan Boston University di Amerika Serikat, London School of Economics di Inggris, Utrecht University di Belanda, dan Kyung Hee University di Korea Selatan. Bukalah link ini untuk info lebih lanjut.

Program Lain Kamu nggak harus kok pergi ke universitas partner. Banyak universitas ternama di dunia yang membuka kelas-kelas summer ke mahasiswa dari luar. Tetapi, kamu juga harus memeriksa apabila kredit bisa ditransfer ke sekolahmu. Coba cek dengan kantor akademik di sekolahmu.

Universitas-universitas ini termasuk Harvard University di Cambridge, Massachusetts, dengan program Harvard Summer School. Program ini berlangsung selama dua bulan mulai dari Juni tiap tahun. Harganya mungkin agak mahal (US$2.700, atau S$3.430, buat satu kelas empat kredit), tetapi variasi kelasnya cukup besar. Lagipula, ini Harvard, loh. Pendaftaran tutup tanggal 20 Mei. UC Berkeley juga membuka program summernya ke mahasiswa luar. Relatif lebih murah dari Harvard (US$406 per kredit, atau S$503; biasanya empat kredit per kelas), tetapi juga menyediakan variasi kelas yang cukup besar. Denger-denger, cuaca di San Francisco juga enak banget.

Pengen belajar bahasa lain? Selama bertahun-tahun, Sorbonne di Paris menawarkan kursus bahasa dan kebudayaan Perancis, yang juga ditawarkan saat summer. Harganya mulai dari 600 euro (kira-kira S$970) untuk kursus bahasa empat minggu, sampai 2.900 euro (kira-kira S$4.700) untuk kursus bahasa dan kebudayaan intensif selama 12 minggu. Jumlah ini belum termasuk biaya hidup dan akomodasi. Dan tentunya, seiring dengan pentingnya kemampuan berbahasa Mandarin di dunia saat ini, kamu bisa juga mengambil program pendek di Beijing Language and Culture University (BLCU). Mulai dari empat minggu hingga satu semester, BLCU juga menawarkan kelas tai chi⎯iya, beneran⎯selain kursus bahasa Mandarin. Biayanya mulai dari 3,500 RMB (kira-kira S$700) sampai 19.100 RMB (kira-kira S$3.800) untuk kursus intensif satu semester.

Kalau kamu mahasiswa desain atau seni, kamu juga bisa lho mendaftar ke beberapa sekolah desain dan seni terbaik di dunia. Sekolah fashion Istituto Marangoni menawarkan kursus pendek di bidang fashion, dan salah satunya (bernama Fashion & the Cities) memberikan kesempatan bagi kamu untuk berganti kota setiap minggu: Minggu 1 di London, Minggu 2 di Milan, Minggu 3 di Paris, dan Minggu 4 di Shanghai (yang ini tidak wajib). Central Saint Martins College of Art & Design yang ternama di Inggris juga menawarkan kursus fine arts, desain grafis, dan teater.