Jam pelajaran di universitas bukan hanyalah waktu di saat seorang dosen berkoar-koar selama 90 menit. Jika kamu perhatikan, dosen-dosen di Singapura biasanya ingin agar murid-muridnya berdiskusi di kelas. Bahkan, banyak-tidaknya kamu berpartisipasi di kelas bisa mempengaruhi nilai akhirmu!

Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-1

Aduh, sebel banget deh. Apalagi kalau kamu tipe yang lebih suka diam dan mendengarkan diskusi saja. Setiap kali dosen bertanya kepada kelas, kamu pasti akan melirik ke kanan dan kiri, sambil berharap ada teman sekelas yang mau sukarela menjawab pertanyaan dosen.

Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-2

Ini cara kamu memandang teman sekelasmu yang akhirnya menjawab pertanyaan dosen.

Tapi dosen tidak bertanya kepada kelas hanya karena beliau iseng, genit atau kepo. Ada banyak manfaat dari berpartisipasi di kelas. Ini dia beberapa alasan mengapa dosen ingin kamu berdiskusi di kelas:

  1. Kamu jadi lebih cepat paham
    Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-3Kadang dalam membaca materi pelajaran, kita mendapatkan pemahaman yang keliru. Pemahaman yang keliru ini dapat dikoreksi saat diskusi kelas. Jangan takut jika pemahamanmu ternyata keliru, karena bisa saja ada banyak yang pemahamannya sama denganmu. Dengan demikian, kalian bisa saling membantu saat diskusi kelas.
  2. Mendorong kamu untuk bertukar ide
    Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-4Bertukar ide dengan sopan dan hormat adalah kegiatan yang positif. Bisa saja dengan membicarakan ide dan pendapatmu dengan teman sekelas atau dosen, kamu jadi mendapatkan ide baru yang jauh lebih cemerlang dari ide lamamu.
  3. Kamu jadi lebih berani dalam mengemukakan pendapat
    Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-5Dalam dunia kerja, keberanian akan sangat membantumu. Kamu akan diharapkan untuk mengemukakan pendapat oleh atasanmu saat bekerja sama dalam menyelesaikan masalah. Diskusi kelas adalah kesempatan yang bagus untuk mengasah kemampuan ini.
  4. Kamu jadi tidak bosan di kelas
    Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-6Bayangkan jika kamu harus mendengarkan suara dosenmu terus-menerus. Jika dosenmu kurang menarik, tentunya kamu akan bosan. Dengan berdiskusi, otakmu dipaksa untuk bekerja dan kamupun tidak akan bosan.
  5. Dosen jadi tahu namamu
    Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-7Seorang dosen memiliki banyak sekali murid. Apabila dalam satu kelas ia mengajar 30 murid, dan ia mengajar tiga kelas, maka beliau harus menghafal nama dan wajah 90 murid! Dosen juga manusia yang kadang juga lupa semalam makan apa. Dengan mengajak murid-muridnya berdiskusi, dosen jadi lebih paham kepribadian muridnya, dan lebih mudah mengingat nama dan wajah murid yang aktif berpartisipasi.
  6. Partisipasimu di kelas mempengaruhi nilai akhir
    Kenapa-sih-dosenku-ingin-aku-berpartisipasi-di-kelas-8Universitas seperti Singapore Management University menjadikan diskusi kelas sebagai komponen penting nilai akhir seorang pelajar. Saking pentingnya, bobot partisipasi bisa mencapai sebesar 15 hingga 20 persen total nilai akhir! Jangan sampai kamu kehilangan banyak nilai hanya karena kamu malas atau malu berbicara di kelas. Kan sayang!

Masih ragu? Kamu bisa saja berbicara dengan dosenmu di luar waktu kelas dan mengungkapkan ketakutanmu dalam public speaking. Dengan demikian, beliau dapat membantumu mencari solusi untuk halanganmu ini. Jangan lupa untuk membaca materi pelajaran sebelum masuk kelas agar kamu bisa mengikuti diskusi dengan lebih baik.

Kalau kamu masih juga merasa takut untuk berbicara di kelas, ingat saja bahwa universitas adalah tempat latihan yang akan mempersiapkanmu untuk dunia kerja nanti. Kamu sudah mengeluarkan biaya dan waktu banyak untuk berada di kelas itu, jadi pergunakanlah sebaik-baiknya.

Topic: