Meskipun mungkin tidak diwajibkan universitasmu, ada baiknya kamu tetap mencari pengalaman kerja magang sebagai bekal untuk masa depan. Kerja di perusahaan besar dan multinasional merupakan pilihan populer di antara para pelajar. Tapi bukan berarti kerja di perusahaan kecil itu tidak enak!

Singapura mendefinisikan perusahaan kecil sebagai perusahaan yang memenuhi dua dari tiga kriteria berikut:

  • Jumlah karyawannya tidak melebihi 50 orang
  • Memiliki aset kurang dari S$10 juta
  • Memiliki pemasukan kotor per tahun yang tidak melebihi S$10 juta

Perusahaan kecil bisa saja sudah berada sejak lama, seperti toko yang dimiliki sebuah keluarga secara turun-temurun, dan bisa saja masih baru, seperti sebuah startup yang masih dalam tahap awal.

Beberapa keuntungan dari bekerja di perusahaan kecil:

  1. Rasa kekeluargaan. Karena jumlah karyawannya yang sedikit, semua orang tentunya kenal satu-sama-lain. Hubungan kalian juga cenderung lebih erat.
  2. Banyak belajar berbagai jenis ilmu dan keterampilan. Karena keterbatasan jumlah tenaga kerja, karyawan di perusahaan kecil harus bisa terampil dalam berbagai macam hal. Misalnya jika kamu bekerja di bagian marketing sebuah perusahaan kecil. Ada kemungkinan kamu juga akan belajar cara mendesain brosur dan bernegosiasi dengan tukang percetakan juga.
  3. Tanggung jawab yang lebih besar. Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, karyawan-karyawan di perusahaan kecil cenderung memikul tanggung jawab yang lebih besar. Enaknya, kamu jadi merasa bahwa pekerjaanmu itu penuh arti, karena kamu tidak melakukan hal-hal kecil atau terikat birokrasi. Kamu juga dapat lebih bebas dalam mengambil keputusan.

Tapi tentunya tidak ada perusahaan yang sempurna. Ada beberapa hal yang membuat orang-orang menjauhi pekerjaan di perusahaan kecil.

Beberapa kekurangan dari bekerja di perusahaan kecil:

  1. Gaji pokok dan tunjangan perusahaan yang lebih kecil. Pemasukan perusahaan yang lebih sedikit otomatis mempengaruhi besar gaji pokok dan tunjangan perusahaan. Selain itu, beberapa perusahaan kecil bahkan tidak memiliki tim sumber daya manusia (HR). Jika sudah begini, kadang gaji bisa turun terlambat, hanya gara-gara pemilik perusahaan terlalu sibuk untuk mengurusi gaji. Hih! Amit-amit!
  2. Struktur yang tidak jelas. Perusahaan kecil biasanya tidak memiliki struktur organisasi yang jelas, jadi kamu akan kesulitan untuk meminta promosi ke posisi yang lebih tinggi.
  3. Sibuk, sibuk, sibuk! Semua harus kamu kerjakan sendiri. Tidak ada yang namanya minta tolong ke office boy untuk mengirimkan dokumen penting ke klien. Kamu harus ke kantor pos sendiri! Padahal, kamu pastinya memiliki seribu satu hal lain yang perlu kamu kerjakan juga.

Masih bingung?

Begini deh. Sekali lagi, tidak ada perusahaan yang sempurna. Di antara perusahaan kecil-pun ada banyak jenisnya. Tapi pada dasarnya, kalau kamu tipe pekerja mandiri dan ingin belajar banyak hal tentang tata cara mengelola perusahaan, maka perusahaan kecil mungkin adalah tempat yang tepat untuk memulai kariermu.

Kalaupun ternyata tidak cocok, jangan khawatir. Kan namanya juga magang! Kamu hanya perlu bekerja di situ selama beberapa bulan saja, tapi pelajarannya dapat kamu bawa sepanjang kariermu.

Baca juga: Suka duka kerja di korporasi besar.