Meskipun kecil dan mungil, Singapura memiliki penduduk yang sangat beraneka ragam. Untuk warga negaranya sendiri, Singapura terbagi menjadi empat budaya utama: keturunan Cina, Melayu, India dan Eurasia (campuran orang kulit putih dengan Asia). Selain itu, Singapura juga memiliki pekerja dan pelajar dari berbagai mancanegara, seperti Indonesia. Singapura memberikan keringanan uang sekolah baik kepada warga negaranya sendiri maupun kepada pelajar internasional.

Kenapa demikian?

Sekretaris Parlemen untuk Pendidikan Low Yen Ling mengungkapkan bahwa beasiswa untuk pelajar internasional membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang beragam dan multikultural. Ini merupakan hal yang positif untuk pelajar dari kalangan warga negara Singapura karena mengasah kemampuan mereka dalam berinteraksi di dunia kerja yang kian mengglobal.

ini-salah-satu-alasan-kenapa-singapura-memberikan-beasiswa-untuk-pelajar-internasional

Selain menjadi lebih pandai berkomunikasi dengan orang-orang dari bermacam-macam latar belakang, lingkungan pendidikan yang multikultural juga memperluas wawasan pelajar akan isu-isu dunia dan mengembangkan pola pikir yang kritis.

Selain mendatangkan pelajar-pelajar internasional, universitas di Singapura juga giat mengirimkan pelajar-pelajar topnya untuk studi di luar negeri. Jadi, masyarakatnya bisa merasakan dengan langsung rasanya tinggal di budaya yang berbeda. Universitas Singapura juga membangun kemitraan dengan universitas luar negeri yang bergengsi seperti Harvard, Wharton Business School dan Yale.

Pelajar dari Indonesia yang menimba ilmu di negara kecil ini pun akan kecipratan manfaat dari lingkungan multikultural ini. Semua senang, semua untung!